Rabu, 28 Oktober 2020

 

 

Nasional

Ade Armando Pertanyakan Motif Laporan Fahira Idris

Abubakar
Rabu, 20 November 2019 12:18 WIB

Ade Armando Pertanyakan Motif Laporan Fahira Idris
Ade Armando

SOKSINEWS.COM, Akademisi Ade Armando mempertanyakan motif Fahira Idris melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya dalam perkara dugaan pencemaran nama baik meme Joker Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ade yang di gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada pukul 10.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor, mengatakan ada masalah yang lebih penting yang harusnya ditangani Fahira.

"Saya sendiri sudah sampaikan berulang kali, Bu Fahira sebagai anggota DPD mengapa mengurus urusan meme ini sementara ada sesuatu jauh lebih penting untuk masyarakat yaitu terkait dengan penggunaan uang rakyat di anggaran belanja pemerintah daerah," ujar Ade di Polda Metro Jaya, Rabu, (20/11/19).

Ade mengatakan pihaknya terbuka untuk mediasi dan menyambut baik apabila Fahira mencabut laporannya.

Namun Ade menegaskan dirinya tidak akan berhenti mengkritik Anies Baswedan dan kebijakannya yang dinilai tidak tepat.

"Jadi ya terserah, kalau Bu Fahira menarik laporannya tentu saja kami dengan senang hati menerimanya, tapi kalau misalnya untuk itu saya harus berhenti mengeritik Pak Anies itu tidak akan saya lakukan, karena mengkritik Pak Anies itu kewajiban kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, karena mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan wajah diedit menjadi tokoh Joker pada akun "Facebook".

?Selain foto editan tersebut, Fahira juga mengatakan foto tersebut disertai narasi yang diduga mencemarkan nama baik Anies Baswedan.

"Foto itu juga diunggah dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik yakni 'Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat'," tutur Fahira.

Dalam laporan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Fahira membawa sejumlah barang bukti, antara lain tangkapan layar dari unggahan akun Facebook Ade Armando

Laporan Fahira tersebut terdaftar dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 1 November 2019.

Adapun Pasal yang disangkakan dalam laporan tersebut adalah Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.[]

Berita Lainnya

Gubernur BI Sebut Vaksin COVID-19 Tumbuhkan Investasi Global ke Indonesia

SOKSINEWS.COM, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pemesanan vaksin COVID-19 oleh pemerintah menumbuhkan keyakinan . . .

Nasional Rabu, 28 Oktober 2020

BMKG: Jakarta Diperkirakan Berawan Hingga Hujan Ringan Sepanjang Hari

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Provinsi DKI Jakarta berawan hingga hujan . . .

Nasional Rabu, 28 Oktober 2020

Anggota DPR Milenial Jelaskan Pentingnya EBT di Depan Forum PBB

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan pentingnya energi baru dan terbarukan (EBT) bagi . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Angka Teguran Hari Pertama Operasi Zebra 2020 Naik 137 Persen

SOKSINEWS.COM, Angka teguran pada hari pertama penyelenggaraan Operasi Zebra Jaya 2020 mengalami peningkatan seiring dengan fokus . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Komisi I Dukung TNI Turut Berantas Terorisme Sesuai UU 5/2018

SOKSINEWS.COM, Mengenai pelibatan TNI dalam memberantas terorisme, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan sudah menerima . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020