Kamis, 22 Oktober 2020

 

 

Nasional

Kemensos Bantu Pemberdayaan PSP Lokalisasi Batu Merah

Abubakar
Senin, 25 November 2019 16:03 WIB

Kemensos Bantu Pemberdayaan PSP Lokalisasi Batu Merah
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo di Ambon.

SOKSINEWS.COM, Kementerian Sosial  akan membantu proses pemulangan dan pemberdayaan Pekerja Sosial Perempuan (PSP) di lokalisasi tanjung Batu Merah kota Ambon.

"Penutupan lokalisasi tanjung Batu Merah pada awal Desember 2019, kita akan membantu proses rehabilitasi sosial serta bantuan usaha produktif, jaminan hidup dan biaya transport kepulangan ke daerah asal, " kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo di Ambon, Senin, (25/11/19).

Penutupan lokalisasi katanya, merupakan kebijakan pemerintah, saat ini sudah 163 dari 169 lokalisasi yang telah tutup oleh pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Tahun 2019 cukup banyak lokalisasi yang ditutup bahkan ada yang ditutup sendiri oleh pemerintah daerah..

"Kita telah menerima proposal penutupan lokalisasi dari Pemkot Ambon dan ditindaklanjuti dengan workshop yang digelar hari ini untuk melihat kesiapan pemda dan unsur terkait, " katanya.

Penutupan lokalisasi katanya dilakukan dalam rangka meningkatkan martabat kaum wanita, selain itu proses penutupan lokalisasi akan diberikan pemberdayaan bagi PSP serta pendampingan dari dinas sosial dan LSM.

"Pemberdayaan yang dilakukan paling tidak mereka para PSP bisa mandiri secara ekonomi dan tidak lagi menjual diri, sehingga semua bisa teratasi dengan baik, ujarnya.

Dijelaskannya, pemberdayaan yang diberikan dari perspektif rehabilitasi sosial yakni bantuan terapi fisik, psikososial, mental spiritual dan penghidupan.

Bantuan kata Budi, yang diberikan ada empat terapi yakni terapi fisik, pssikososial, mental spiritual dan penghidupan.

Terapi penghidupan salah satunyanya fokus treatmen yang mengarah pada sosial enterpreanur, contoh jika ada yang hobi masak maka akan diarahkan untuk kuliner.

"Intinya kita akan sesuaikan dengan kemampuan mereka, kita juga akan datangkan ahli untuk melatih keterampilan, sehingga ketika lepas dari lokalisasi akan punya keterampilan dan modal usaha, " ujarnya.

Bantuan stimulan yang akan diberikan kepada PSP sebesar Rp 5 juta per orang, selain itu juga diberikan jaminan hidup selama satu bulan.

"Setelah memberikan bantuan akan dilanjutkan dengan monitor yakni bertemu dengan pemerintah daerah terutana dinsos setempat untuk memantau perkembangan paska penutupan lokalisasi, " tandas Budi.[]

Berita Lainnya

Ketum Golkar Apresiasi Kadernya yang Perjuangkan UU Cipta Kerja di DPR

SOKSINEWS.COM,  Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja Fraksi Golkar di DPR yang dianggap sukses . . .

Nasional Kamis, 22 Oktober 2020

Polisi Belum Juga Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

SOKSINEWS.COM, Tim penyidik gabungan Bareskrim belum juga menetapkan tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Airlangga Hartarto: Golkar Telah Teruji Banyak Berkontribusi untuk Negara

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, sebagai partai paling senior di Tanah Air, Golkar harus . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Maman Pastikan Revisi UU Minerba Sesuai Prosedur dan Transparan

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menyatakan pembentukan revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Bamsoet Dorong Kaum Milenial Terjun ke Sektor Pertanian

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet menegaskan, sejarah kelahiran Pancasila tak lepas dari isu peningkatan . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020