Senin, 19 Oktober 2020

 

 

Nasional

Papua Barat Tingkatkan Pendampingan Pengelolaan Dana Otsus

Abubakar
Senin, 09 Desember 2019 14:36 WIB

Papua Barat Tingkatkan Pendampingan Pengelolaan Dana Otsus
Daerah Otsus

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai 2020 akan meningkatkan pendampingan serta pengawasan atas pengelolaan dana otonomi khusus (Otsus) yang dikucurkan Kementerian Keuangan.

Kepala Biro Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus Setda Papua Barat, Abner Singgir di Manokwari, menjelaskan mulai tahun depan dana Otsus yang diterima setiap kampung meningkat dari Rp100 juta menjadi Rp225 juta per tahun.  Senin, (9/12/19).

"Meningkat dua kali lipat lebih besar. Kelurahan pun akan mendapat jatah Rp150 juta untuk mendukung pembangunan di tingkat kelurahan. Sedangkan distrik mendapat Rp100 juta untuk mendukung proses pendampingan dan pengawasan," katanya.

Terkait pendampingan, lanjutnya, akan dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

Ia menyebutkan, mulai tahun depan pengelolaan dana Otsus akan menerapkan program Prosppek. Sebagai dana desa, dana Otsus akan dikelola langsung oleh masyarakat kampung dengan pendampingan serta pengawasan pemerintah daerah.

"Tentu dari awal harus ada perencanaan, mau dimanfaatkan untuk kegiatan apa. Seperti halnya dana desa, karena melalui program Prosppek ini diharapkan dana otsus memperkuat dana desa dalam mempercepat pembangunan ditingkat kampung," ujarnya lagi.

Ia berharap, mulai tahun depan tidak ada lagi kampung tertinggal di Papua Barat, mengingat cukup besar dana yang mengalir di kampung.

"Mulai dari dana desa, dana Otsus, ada juga dana kampung yang digelontorkan pemerintah kabupaten dalam APBD. Cukup besar, kalau dimanfaatkan secara baik semestinya tidak ada lagi kampung miskin," sebut Abner lagi.

Di Papua Barat secara keseluruhan terdapat 1743 kampung yang tersebar di 13 kabupaten dan kota. Pada tahun 2020 dana Otsus yang diterima Papua Barat sebesar Rp 4,34 triliun.

Terkait pengelolaan dana Otsus, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerapkan skema 90:10 dalam pembagian. 90 persen dana Otsus yang diterima dari pusat 90 persen diserahkan kepada kabupaten/kota dan 10 persen pemerintah provinsi.[]

Berita Lainnya

Ketua DPP: Golkar Lahir Sebagai Kekuatan untuk Melawan PKI

SOKSINEWS.COM, Ketua DPP Partai Golkar H.M. Iqbal Wibisono menegaskan bahwa Golongan Karya lahir sebagai salah satu kekuatan untuk . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Menko Perekonomian Ajak Pengusaha Jerman Tingkatkan Investasi di Indonesia

SOKSINEWS.COM, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak pengusaha dari Jerman untuk meningkatkan investasi di Indonesia. . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Ini Tips Agar Lipstick Tidak Menempel ke Masker

SOKSINEWS.COM, Penggunaan lipstick saat harus pakai masker dikeluhkan sebagain perempuan. Mereka merasa masker mengurangi ketebalan . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Wamendag Jerry Sambuaga Minta Milenial Kembangkan Kreativitas Hadapi Pandemi

SOKSINEWS.COM, Kreativitas yang merupakan modal kaum milenial harus dimunculkan dan dikembangkan untuk turut berkontribusi bagi . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020

Per Hari Ini, Pemerintah Sebut Realisasi Anggaran PEN Sudah Mencapai 49.5 Persen

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak . . .

Nasional Senin, 19 Oktober 2020