Selasa, 24 November 2020

 

 

Nasional

Rupiah Terkapar Digebuk Dolar AS Imbas Kebijakan The Fed

Abubakar
Kamis, 12 Desember 2019 12:50 WIB

Rupiah Terkapar Digebuk Dolar AS Imbas Kebijakan The Fed
Rupiah

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar Rupiah melawan Dolar AS pada pasar spot awal perdagangan Kamis (12/12/2019) kalah 0,04 % atau 5 poin ke Rp14.040. Sementara, Kurs tengah Rupiah melemah 17 poin atau 0,12% ke Rp14.042.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximillianus Nico menilai pelemahan Rupiah disebabkan oleh keputusan The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga dan proyeksi Bank Dunia yang menurunkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pada akhirnya penantian telah tiba, bahwa The Fed tidak akan mengubah tingkat suku bunga, dan memberikan kode bahwa tingkat suku bunga The Fed akan ditahan hingga 2020.” kata Nico.

Hal ini berarti berpotensi tidak akan ada perubahan hingga Pemilu Presiden Amerika yang dijadwalkan tahun depan.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa prospek ekonomi Amerika tetap menguntungkan meskipun ada perkembangan global dan resiko yang berkelanjutan.

Sejauh ini informasi yang masuk mengenai ekonomi tetap konsisten dalam arti luas, sehingga menjadi pandangan yang kami gunakan saat ini, dan tentu saja sikap kami akan kebijakan moneter saat ini sudah sesuai.

Di tengah pidato Powell, imbal hasil US Treasury 10y turun kebawah 1.8%, Dollar bergerak menguat yang didukung oleh kenaikkan indeks saham. 

Powell juga memberikan indikasi bahwa tidak akan ada perubahan tingkat suku bunga hingga tahun depan. Secara Fed Plot, kenaikkan tingkat suku bunga baru berpotensi akan terjadi pada tahun 2021.

Sejauh ini The Fed terus memantau data ekonomi yang masuk, yang dimana didalamnya ada perkembangan global dan tekanan inflasi yang melemah. Namun sejauh ini Powell selalu mengatakan bahwa ekonomi Amerika dan kebijakan moneternya saat ini berada di tempat yang baik.

Sejauh ini respon The Fed terhadap perkembangan ekonomi global juga sangat baik, apalagi ditengah tengah kekhawatiran ekonomi akibat perang dagang antara Amerika dan China, Brexit yang masih belum ada keputusan akhir, namun kebijakan The Fed mampu membuktikan bahwa kebijakan moneternya mampu mendorong tingkat pertumbuhan.

Dari peserta yang hadir, 13 pejabat The Fed mengatakan bahwa tingkat suku bunga akan ditahan tahun depan, dan 4 diantaranya melihat ada kenaikkan tingkat suku bunga.

Powell juga mengatakan bahwa Powell lebih memilih untuk membiarkan inflasi mengalami kenaikkan dan terus berada diatas target dari Bank Sentral sebelum kembali mempertimbangkan kenaikkan tingkat suku bunga di masa depan.

Memang sejauh ini Pilarmas melihat bahwa inflasi US saat ini mengalami kenaikkan, dari sebelumnya 1.8% sekarang menjadi 2.1% secara YoY. Tentu hal ini merupakan sebuah target yang tercapai. Pertanyaannya adalah apakah kenaikan inflasi tersebut konsisten atau tidak. Ringkasan ekonomi untuk 2020 adalah GDP US akan berada di 2%, pengangguran di 3.5%, dan inflasi inti 1.9 secara tingkat PCE indicator. 

“Selanjutnya, Bank dunia menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun cenderung melandai. Dalam rilisnya diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2019 hanya tumbuh 5%,”kata Nico. 

Hal ini disampaikan saat Bank Dunia (World Bank) merilis laporan kuartalan edisi Desember 2019, dalam rilisnya mengungkapkan proyeksi Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5% pada tahun 2019 dan 5,1% pada 2020.

Kondisi perekonomian global yang tidak baik akibat ketegangan perdagangan internasional berimbas pada melambatnya penggerak pertumbuhan domestik Indonesia. []

Berita Lainnya

Optimalkan Kamera Ponsel untuk Dapatkkan Video Keren, Ini 4 Caranya

SOKSINEWS.COOM, Konten videografi di medsos semakin banyak yang melaukan. Jika ingin bikin video ala profesional, ternnyata bisa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Pemerintah Target 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Selesai Awal Desember

SOKSINEWS.COM, Kementerian/Lembaga (K/L) terlibat dalam penyiapan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja. Mereka terus melakukan . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

BMKG: Gempa Guncang Gunung Kidul dan Jembrana dalam 2 Menit

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi mengguncang Gunung Kidul, Daerah Istimewa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Komisi VIII DPR Minta Kemenag Segera Luruskan Info Soal Haji dan Umrah

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily memahami situasi yang dialami para calon jamaah haji karena . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Menkeu Minta Pengelola Optimalisasi Nilai dan Fungsi Aset Negara Agar Terus Bermanfaat

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta pengelola aset negara terus berinovatif, kreatif, dan adaptif . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020