Selasa, 24 November 2020

 

 

Nasional

DPR Setujui Perubahan Anggaran Kementerian Pertanian

Abubakar
Selasa, 18 Februari 2020 12:03 WIB

DPR Setujui Perubahan Anggaran Kementerian Pertanian
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

SOKSINEWS.COM, Komisi IV DPR RI menyetujui perubahan anggaran Kementerian Pertanian tahun 2020 dalam rapat kerja DPR dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Senin (17/2) malam.

"Keputusan ini sudah resmi dan disepakati bersama," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.(18/02/2020). 

Dalam anggaran tahun 2020, Kementerian Pertanian mendapatkan alokasi sebesar Rp21,05 triliun dari APBN.

Dalam usulan perubahan anggaran yang diajukan Kementan, sejumlah penambahan anggaran terjadi pada sektor Sekretariat Jenderal sebesar Rp25 miliar, Badan PPSDM Pertanian bertambah Rp125 miliar dan Badan Ketahanan Pangan bertambah sebesar Rp100 miliar.

Sementara itu, pengurangan anggaran terjadi pada Ditjen Tanaman Pangan sebesar Rp150 miliar, serta Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian sebesar Rp100 miliar.

Dengan disetujuinya usulan perubahan anggaran tersebut, anggaran Sekretariat Jenderal Kementan menjadi Rp1,88 triliun; Ditjen Tanaman Pangan Rp5,6 triliun; Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Rp3,4 triliun.

Kemudian, anggaran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian sebesar Rp1,82 triliun; dan Badan Ketahanan Pangan Rp763 miliar.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa anggaran tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada, terlebih untuk memaksimalkan kemajuan pertanian Indonesia.

"Saya kira ini sudah sesuai dengan yang kita minta. Jadi tinggal kami gunakan sebaik mungkin untuk kemajuan pertanian Indonesia," kata Syahrul.

Anggota Komisi IV DPR, TA Khalid mendukung kelembagaan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) dan pusat data Agriculture War Room (AWR) yang diluncurkan oleh Menteri Pertanian pada awal Februari lalu.

TA Khalid menilai kedua terobosan ini mampu membuka ruang baru dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.

"Pada dasarnya nilai perekonomian kita ada di sektor pertanian. Saya kira dengan program satu desa satu penyuluh kemajuan pertanian kita harus bisa terwujud," kata dia.[]

Berita Lainnya

Optimalkan Kamera Ponsel untuk Dapatkkan Video Keren, Ini 4 Caranya

SOKSINEWS.COOM, Konten videografi di medsos semakin banyak yang melaukan. Jika ingin bikin video ala profesional, ternnyata bisa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Pemerintah Target 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Selesai Awal Desember

SOKSINEWS.COM, Kementerian/Lembaga (K/L) terlibat dalam penyiapan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja. Mereka terus melakukan . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

BMKG: Gempa Guncang Gunung Kidul dan Jembrana dalam 2 Menit

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi mengguncang Gunung Kidul, Daerah Istimewa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Komisi VIII DPR Minta Kemenag Segera Luruskan Info Soal Haji dan Umrah

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily memahami situasi yang dialami para calon jamaah haji karena . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Menkeu Minta Pengelola Optimalisasi Nilai dan Fungsi Aset Negara Agar Terus Bermanfaat

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta pengelola aset negara terus berinovatif, kreatif, dan adaptif . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020