Selasa, 24 November 2020

 

 

Nasional

Menlu Retno Bicara Peran Perempuan Indonesia Dalam Forum BPP Di Jenewa

Abubakar
Selasa, 25 Februari 2020 14:55 WIB

Menlu Retno Bicara Peran Perempuan Indonesia Dalam Forum BPP Di Jenewa
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

SOKSINEWS.COM, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbicara tentang peran perempuan Indonesia dalam pertemuan di sela-sela Sidang ke-43 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, Senin (24/2).

Dalam kegiatan Good Human Rights Stories Initiatives yang digagas oleh Uni Eropa, Retno menceritakan peran perempuan Indonesia yang berkontribusi dalam menyebarkan nilai perdamaian, toleransi, dan multikulturalisme.

“Peran perempuan Indonesia dalam mengusung perdamaian bukan saja dilakukan di tingkat nasional, namun juga dilakukan di tingkat kawasan dan global,” kata Retno seperti disampaikan melalui keterangan tertulis Kemlu, Selasa.(25/02/2020).

Salah satu contohnya, jumlah perempuan pasukan perdamaian Indonesia terus meningkat dan akan terus ditingkatkan pada masa-masa mendatang. Pasukan perempuan Indonesia di beberapa misi perdamaian PBB di beberapa negara mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat.

Selain itu, Indonesia saat ini akan membentuk Southeast Asia Network of Women Peace Negotiators and Mediators. Jaringan ini untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam mendorong perdamaian yang lestari di kawasan.

Indonesia juga akan meluncurkan pembentukan Afghanistan-Indonesia Women’s Network untuk mendorong kontribusi Perempuan Afghanistan dalam proses perdamaian di Afghanistan.

“Pada awal Maret, bersama dengan tokoh perempuan Indonesia, saya berencana berkunjung ke Kabul untuk meresmikan pembentukan Afghanistan-Indonesia Women’s Network ini,” sebut Retno.

Dalam kesempatan kegiatan tersebut, beberapa negara seperti Korea Selatan, Gambia, dan Argentina menampilkan film mengenai kisah sukses perempuan dalam pemberdayaan masyarakatnya.

Indonesia juga menampilkan film tentang peran dan kiprah perempuan Indonesia sejak masa kemerdekaan dan pembangunan Indonesia saat ini.

Partisipasi Indonesia dalam forum Good Human Rights Stories Initiatives merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya Indonesia hadir sebagai pembicara pada dua pertemuan sebelumnya yang dilakukan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York sejak 2018.

“Selama bertahun-tahun, ketika kalimat human rights disebut, maka persepsi publik langsung negatif dan memaknainya sebagai pelanggaran HAM. Namun sesungguhnya, HAM juga berarti pemberdayaan, perbaikan dan kesamaan,” tandas Menlu Retno.[]

Berita Lainnya

Optimalkan Kamera Ponsel untuk Dapatkkan Video Keren, Ini 4 Caranya

SOKSINEWS.COOM, Konten videografi di medsos semakin banyak yang melaukan. Jika ingin bikin video ala profesional, ternnyata bisa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Pemerintah Target 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Selesai Awal Desember

SOKSINEWS.COM, Kementerian/Lembaga (K/L) terlibat dalam penyiapan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja. Mereka terus melakukan . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

BMKG: Gempa Guncang Gunung Kidul dan Jembrana dalam 2 Menit

SOKSINEWS.COM, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi mengguncang Gunung Kidul, Daerah Istimewa . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Komisi VIII DPR Minta Kemenag Segera Luruskan Info Soal Haji dan Umrah

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily memahami situasi yang dialami para calon jamaah haji karena . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020

Menkeu Minta Pengelola Optimalisasi Nilai dan Fungsi Aset Negara Agar Terus Bermanfaat

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta pengelola aset negara terus berinovatif, kreatif, dan adaptif . . .

Nasional Selasa, 24 November 2020