Kamis, 22 Oktober 2020

 

 

Nasional

Luhut Luncurkan Konsep Investasi Hijau Untuk Papua-Papua Barat

Abubakar
Kamis, 27 Februari 2020 13:39 WIB

Luhut Luncurkan Konsep Investasi Hijau Untuk Papua-Papua Barat
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan konsep Investasi hijau atau investasi ramah lingkungan di Papua dan Papua Barat.

"Berkaitan dengan modal alam yang melimpah di Papua dan Papua Barat, investasi hijau dalam memanfaatkan sumber daya alam dengan tetap mempertahankan keberlanjutan akan menjadi skema yang tepat untuk mempromosikan pembangunan Papua dan Papua Barat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.(27/02/2020).

Luhut meluncurkan konsep investasi hijau dalam forum High Level Meeting on Green Investment For Papua and West Papua di Sorong, Kamis.

Investasi hijau merupakan konsep investasi ramah lingkungan yang tengah dioptimalkan oleh pemerintah Indonesia. Karena ramah lingkungan, Luhut Pandjaitan menilai konsep ini sesuai diterapkan di Papua dan Papua Barat yang memiliki sumber daya alam melimpah.

Konsep investasi hijau dalam tahap awal akan menyasar hasil pertanian, perikanan Papua dan Papua Barat yang berpotensi untuk diekspor, serta ekowisata.

"Kami memiliki komoditas yang siap ditingkatkan dan dikembangkan seperti kakao, kopi Arabika, dan pala. Kami juga memiliki rumput laut dan kopi robusta yang tumbuh baik di Papua, serta budaya, lingkungan, laut di Papua yang menawarkan banyak peluang untuk ekowisata," katanya.

Luhut berharap konsep investasi ramah lingkungan yang akan diterapkan di Papua dan Papua Barat bisa memacu pertumbuhan ekonomi di tanah Papua.

"Jadi dengan adanya investasi, masyarakat akan memulai kegiatan ekonomi. Perekonomian alam tumbuh dan orang bisa mendapatkan manfaat sosial darinya," kata Luhut.

Untuk mengoptimalkan modal alam yang dimiliki, Luhut menyatakan pemerintah berkomitmen melindungi, melestarikan, dan mengelola ekosistem Papua dan Papua Barat secara berkelanjutan.

Komitmen pemerintah, menurut Luhut, ditunjukkan melalui pengembangan prakarsa pembangunan rendah karbon; moratorium konsesi perkebunan kelapa sawit; hingga moratorium konsesi hutan alam primer dan lahan gambut.

"Hutan dan ekosistem Papua dan Papua Barat perlu dijaga agar tetap utuh. Pemerintah akan memberikan kerangka kebijakan sementara pelaku bisnis perlu menyediakan investasi dan dukungan. Kolaborasi ini hanya dapat dilakukan secara efektif jika pemerintah daerah, masyarakat, kelompok adat, bisnis lokal, kelompok agama dan organisasi masyarakat sipil dapat bekerja bersama dan saling mendukung," katanya.[]

Berita Lainnya

Ketum Golkar Apresiasi Kadernya yang Perjuangkan UU Cipta Kerja di DPR

SOKSINEWS.COM,  Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja Fraksi Golkar di DPR yang dianggap sukses . . .

Nasional Kamis, 22 Oktober 2020

Polisi Belum Juga Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

SOKSINEWS.COM, Tim penyidik gabungan Bareskrim belum juga menetapkan tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Airlangga Hartarto: Golkar Telah Teruji Banyak Berkontribusi untuk Negara

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, sebagai partai paling senior di Tanah Air, Golkar harus . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Maman Pastikan Revisi UU Minerba Sesuai Prosedur dan Transparan

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menyatakan pembentukan revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Bamsoet Dorong Kaum Milenial Terjun ke Sektor Pertanian

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet menegaskan, sejarah kelahiran Pancasila tak lepas dari isu peningkatan . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020