Jumat, 23 Oktober 2020

 

 

Nasional

Menkominfo Sanggupi Rampungkan Regulasi Pusat Data Pekan Depan

Abubakar
Jumat, 28 Februari 2020 15:44 WIB

Menkominfo Sanggupi Rampungkan Regulasi Pusat Data Pekan Depan
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate

SOKSINEWS.COM, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate mengatakan sanggup merampungkan regulasi terkait pusat data dalam satu pekan ke depan.

“Dalam seminggu itu ya selesai lah karena sebetulnya sudah mau selesai Permen (Peraturan Menteri) yang 23 pasal itu,” ujar Johnny ditemui di Gedung Kominfo Jakarta, Jumat.(28/02/2020).

“Nanti Permen harus dilaksanakan melalui proses peraturan kita harus ada sosialisasi, ada tenggat waktu, dan seterusnya, tapi dalam satu minggu mudah mudahan draf final sudah selesai,” lanjut Johnny.

Dalam konferensi pengembang “Digital Economy Summit //DevCon/“ yang digelar Microsoft, Kamis (27/2), Presiden Joko Widodo mengatakan akan menyelesaikan regulasi sederhana dalam satu pekan ke depan terkait investasi untuk pusat data.

Regulasi tersebut dibuat karena saat ini RUU Perlindungan Data Pribadi belum selesai, masih dibahas pemerintah bersama DPR.

Menurut Johnny, hal teknis tersebut akan diatur dalam Keputusan atau Peraturan Menteri karena bersifat lebih teknis dan detail.

“Kita sedang menyiapkan Peraturan Menteri itu. Karena kalau dari UU ITE, peraturan yang terkait Permen itu setidaknya ada 23 pasal. Kalau bukan dari PP 71 ya ada 23 pasal kira-kira,” kata Johnny.

Pasal-pasal tersebut, lanjut Johnny, akan dimuat secara teknis di dalam Permen Kominfo yang saat ini sedang disiapkan.

Johnny menambahkan, sejumlah perusahaan teknologi global, seperti Microsoft dan Amazon telah menyampaikan ketertarikan mereka untuk berinvestasi pusat data di Indonesia.

Microsoft menyambut baik rencana pemerintah Indonesia yang akan membuat regulasi sederhana untuk investasi fasilitas pusat data.

Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Satya Nadella saat ditemui usai acara Digital Economy Summit //DevCon/, Kamis (27/2), mengatakan jumlah investasi yang akan ditanamkan di Indonesia bukan menjadi perhatian utama, melainkan perkembangan teknologi lokal yang menjadi fokus Microsoft.

Nadella dalam wawancara tersebut tidak menyebutkan berapa banyak yang mereka gelontorkan untuk membangun pusat data di Indonesia. Namun, Januari lalu pemerintah menyatakan Microsoft akan berinvestasi senilai 1 miliar dolar.[]

Berita Lainnya

Menko Luhut Bahas Lembaga Pengelola Investasi dengan Lembaga Investasi AS

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerima Chief Executive Officer (CEO) . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Nurdin Halid: Mari Kita Tegakkan Demokrasi Tanpa Mencederai

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid menyayangkan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Setelah Lumat Celtic, AC Milan Bidik Roma Jadi Korban Berikutnya

SOKSINEWS.COM, AC Milan melanjutkan trend tak terkalahkan saat membungkam Celtic FC dengan skor 1-3. Usai mengandaskan The Hoops, . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Komisi I: Meski Banyak Digitalisasi Media, Televisi Tetap Jadi Pilihan Masyarakat di Era Pandemi

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid menyebut televisi menjadi media pilihan masyarakat di era pandemi . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Hari Ini, Bareskrim Polri Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

SOKSINEWS.COM, Tim gabungan penyidik Bareskrim hari ini, Jumat (23/10/2020) akan mengumumkan hasil gelar perkara untuk . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020