Sabtu, 31 Oktober 2020

 

 

Nasional

Ini tujuh strategi Kemendag hadapi pandemi COVID-19

Fegy Eras
Rabu, 06 Mei 2020 03:23 WIB

Ini tujuh strategi Kemendag hadapi pandemi COVID-19
Gedung Kementerian Perdagangan (jitunews.com)

SOKSINEWS.COM, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan tujuh kebijakan strategis dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan berpedoman pada Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi COVID-19.

“Sebelumnya, Kemendag mengeluarkan larangan sementara Impor Binatang Hidup dari RRT untuk merespons awal pandemi yang terjadi di RRT,” kata Mendag saat menghadiri webinar bertema ‘Kebijakan Strategis Menghadapi Dampak Pandemi pada Sektor Perdagangan’ di Jakarta, Selasa.

Strategi pertama yang dilakukan yakni realokasi dan refokusing anggaran, di mana Kemendag merealokasi Rp1,224 triliun untuk mendukung penanganan COVID-19 yang akan menjadi bagian dari stimulus ekonomi.

Selain itu, Kemendag mengalokasikan Rp355 miliar untuk membiayai kegiatan yang bertujuan meminimalisir penyebaran dan penanganan COVID-19.

Kedua, lanjut Agus, Kemendag melakukan stabilisasi harga dan jaminan stok barang kebutuhan pokok. Hal tersebut dilakukan dengan menjamin ketersediaan pasokan barang, memastikan kelancaran distribusi barang, deregulasi kebijakan terkait pangan, dan peningkatan koordinasi pemerintah pusat dan daerah.

Ketiga, pengamanan penyediaan alat kesehatan, yang dilakukan dengan pelarangan ekspor sementara antiseptik, bahan baku masker, alat pelindung diri, hingga masker.

Strategi keempat yaitu pemberian stimulus ekonomi non-fiskal. Misalnya, memberikan fasilitas ekspor-impor kepada penyedia jasa logistik nasional,” ujar Mendag.

Kemudian, Kemendag juga melakukan pengawasan barang beredar atau jasa perdagangan online, di antaranya dengan menutup akun pedagang online yang menjual alat kesehatan dengan menjual harga yang sangat tinggi dan kualitas yang belum tentu original.

Kemendag juga memberikan fasilitas ekspor di masa pandemi, misalnya melalui business matching secara virtual serta penyederhanaan/ pengurangan Larangan Terbatas ekspor dan percepatan proses ekspor melalui National Logistics Ecosystem.

“Bahkan Kemendag berhasil merealisasikan peningkatan ekspor kopi ke Mesir dan rumput laut ke Korea Selatan,” ungkap Mendag.

Setrategi terakhir yakni pemanfaatan forum kerja sama perdagangan internasional, yang dilakukan dengan memaksimalkan kerja sama imbal dagang counter trade dan barter, misalnya G20 yang telah direalisasikan.

Mendag menambahkan bahwa kemendag akan memastikan kebutuhan pokok agar tetap terpenuhi dan perdagangan akan tetap berjalan untuk menopang pertumbuhan ekonomi.[]

Berita Lainnya

Ambisi Solskjaer: MU Taklukkan Arsenal untuk Rayakan Laga ke-100

SOKSINEWS.COM, Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berambisi pada pertandingan ke-100-nya selama melatih United dirayakan . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Soal Kesejahteraan Guru, Mas Adi: Politik Anggaran Harus Dilaksanakan Maksimal

SOKSINEWS.COM, Paslon Pilkada Kota Pasuruan nomor urut satu Saifullah Yusuf-Adi Wibowo menegaskan bahwa ada dua hal masalah pendidik . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Dua Wisatawan Candi Borobudur Dinyatakan Positif COVID-19

SOKSINEWS.COM, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyatakan dua wisatawan lokal yang akan berkunjung di kawasan . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Gempa dan Tsunami Guncang Turki, 6 tewas dan 202 Luka-luka

SOKSINEWS.COM, Gempa tektonik dengan magnitudo 7,1 mengguncang Turki, Yunani dan Bulgaria pada Jumat (30/10) pukul 18.51.26 WIB. . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Pertamina Pastikan Stok BBM di Jalur Wisata Jawa Aman

SOKSINEWS.COM, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian barat memastikan, stok bahan bakar . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020