Jumat, 25 September 2020

 

 

Kabar Golkar

Golkar Nilai Pendidikan Militer Berbeda dengan Bela Negara

Yusuf Asyari
Minggu, 23 Agustus 2020 09:00 WIB

Golkar Nilai Pendidikan Militer Berbeda dengan Bela Negara
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily

SOKSINEWS, Pendidikan militer bagi mahasiswa sebagai Program Bela Negara dicanangkan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono. Partai Golkar menilai pendidikan militer berbeda dengan bela negara.

"Kita harus membedakan antara pendidikan militer dengan pendidikan bela negara. Pendidikan militer secara formal telah dijalankan dalam sistem pendidikan militer yang selama ini berjalan di TNI," kata Golkar Ace Hasan Syadzily'>Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Jumat (21/8/2020).

Ace mengatakan mewujudkan Program Bela Negara tidak harus dengan pendekatan militer secara fisik. Sebab, bela negara, menurutnya, lebih pada penguatan nilai-nilai Pancasila.

"Pendidikan yang orientasinya ke arah bela negara, meningkatkan kecintaan mahasiswa terhadap Tanah Air, dan penguatan nilai-nilai Pancasila serta rasa kebangsaan tentu patut didukung," ujarnya.

"Tentu pendekatan pendidikannya tidak dengan cara-cara yang sifatnya militeristik. Sebab, tantangan yang kita hadapi saat ini bukan lagi peperangan fisik, namun tantangannya adalah penguasaan teknologi informasi, proxy war, bio security, persaingan ekonomi, dan kemampuan kita untuk memetakan persaingan geopolitik," tuturnya.

Untuk itu, pendidikan bela negara sebaiknya tidak dilakukan dengan sifat militer. Apalagi, menurut Ace, tantangan yang akan dihadapi saat ini bukan peperangan.

Perihal wacana pendidikan militer satu semester mahasiswa ini disampaikan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono dalam sebuah diskusi online yang disampaikan melalui siaran pers, Minggu (16/8/2020). Trenggono mengatakan nantinya mahasiswa bisa mengikuti pendidikan militer yang nilainya bisa dimasukkan ke dalam SKS yang diambil.

"Nanti, dalam satu semester mereka bisa ikut pendidikan militer, nilainya dimasukkan ke dalam SKS yang diambil. Ini salah satu yang sedang kita diskusikan dengan Kemendikbud untuk dijalankan. Semua ini agar kita memiliki milenial yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi cinta bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-harinya," kata Wahyu.

Wahyu mengungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Program Bela Negara akan terus menyadarkan masyarakat terutama para milenial untuk bangga sebagai orang Indonesia. Dia lantas membandingkan dengan budaya Korea Selatan.

"Rasa bahwa saya adalah orang Indonesia, terlahir di Indonesia, memiliki kultur Indonesia, adat istiadat Indonesia. Kami ingin melalui Program Bela Negara, milenial bangga terlahir di Indonesia, menjadi bagian dari warga dunia. Ini filosofi dari Program Bela Negara itu," ungkapnya.

"Kita jangan kalah dengan Korea Selatan, yang mampu mengguncang dunia melalui budaya K-Pop. Jika dilihat dari sudut pertahanan, itu cara mereka melalui industri kreatifnya mempengaruhi dunia. Indonesia harusnya bisa seperti itu karena kita punya seni dan budaya yang banyak," tuturnya.

Berita Lainnya

Aklamasi, Mad Romli Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang

SOKSINEWS, Mad Romli secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang pada Musyawarah Daerah (Musda) . . .

Kabar Golkar Senin, 24 Agustus 2020

Golkar Nilai Pendidikan Militer Berbeda dengan Bela Negara

SOKSINEWS, Pendidikan militer bagi mahasiswa sebagai Program Bela Negara dicanangkan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti . . .

Kabar Golkar Minggu, 23 Agustus 2020

Golkar Bela Program Kartu Prakerja Dalam Rapat Paripurna

SOKSINEWS.COM, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Mukhamad Misbakhun membela Program Kartu Prakerja yang diminta untuk dihentikan . . .

Kabar Golkar Selasa, 05 Mei 2020

Airlangga Hartarto Perintahkan Kader Golkar di Daerah Distribusikan Sembako dan APD

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta kader di DPD tingkat 1 dan DPD tingkat 2 untuk mendistribusikan . . .

Kabar Golkar Senin, 04 Mei 2020

Sebanyak 22 Bakal Calon Wali-Wawali Daftar Pilkada Lewat Golkar

SOKSINEWS.COM, Penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Balikpapan periode 2020-2025 Partai Golongan Karya (Golkar), . . .

Kabar Golkar Rabu, 26 Februari 2020