Selasa, 27 Oktober 2020

 

 

Nasional

Komisi XI: Pemerintah Perlu Tambah Bantuan untuk Masyarakat Kelas Menengah

Melly Kartika Adelia
Selasa, 25 Agustus 2020 19:58 WIB

Komisi XI: Pemerintah Perlu Tambah Bantuan untuk Masyarakat Kelas Menengah
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam Webinar Akurat yang bertemakan 'Resesi di Depan Mata: Indonesia Harus Apa', didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa (25/8/2020) yang dipantau secara virtual.

SOKSINEWS.COM, Pemerintah dinilai perlu menambah bantuan pada warga terdampak pandemi COVID-19, khususnya bagi mereka yang berada dalam kelompok masyarakat kelas menengah.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam Webinar Akurat yang bertemakan 'Resesi di Depan Mata: Indonesia Harus Apa', didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa (25/8/2020) yang dipantau secara virtual.

"Saya selalu usul ke pemerintah untuk membuat formulasi baru terhadap kelompok ini. Karena kalau tidak konsumsi rumah tangga yang berasal dari kelompok ini akan tergerus," ujar Misbakhun.

"Mereka memiliki kontribusi besar dalam pembentukan konsumsi rumah tangga. Karena tingkat konsumsi dari kelompok masyarakat menengah ini memiliki andil 56,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Di samping itu, Politisi Partai Golkar ini juga mengapresiasi langkah pemerintah yang terus meningkatkan bantuan sosial kepada kelompok miskin dan kelas bawah selama masa pandemi.

Namun kemudian, ia mempertanyakan alasan bansos tidak diarahkan kepada tulang punggung perekonomian yang ia sebut merupakan kelompok kelas menengah yang rawan terdampak, yang memiliki andil besar ke konsumsi rumah tangga.

“Ini untuk kelas menengah di luar ASN. Karena kalau untuk ASN, pemerintah bisa menurunkan gaji ke-13. Tapi kalau yang swasta bagaimana? Saya belum melihat ada bantuan bagi mereka," imbuhnya.

Jika dibandingkan dengan Amerika yang memiliki program paycheck payment, lanjut Misbakhun, untuk pelaku UMKM sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat kelas menengah.

"Kecuali pemerintah melakukan upaya penurunan suku bunga dan relaksasi seakan-akan pelaku UMKM itu nasabah baik melalui perbankan maupun channel keuangan lainnya. Sehingga kalau menurut saya apa yang dilakukan selama ini perlu ditambahkan," tukasnya.[]

Berita Lainnya

Ledakan Madrasah di Pakistan, 7 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

SOKSINEWS.COM, Ledakan di salah satu sekolah agama di Kota Peshawar, Pakistan utara pada Selasa (27/10/2020). Ledakan menewaskan . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Dyah Roro Sebut Potensi Sumber Energi Nasional Masih Besar

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti Widya Putri menilai saat ini potensi sumber energi fosil nasional masih . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

PSSI Berharap Izin untuk Kompetisi Liga 1 Bisa Segera Rampung

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Persatuan Sebak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan berharap segera mendapatkan izin dari . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Gubernur Tandingan Era Ahok Fahrurrozi Ishaq Wafat Karena COVID-19

SOKSINEWS.COM, KH Fahrurrozi Ishaq yang dikenal sebagai Gubernur tandingan saat masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020

Dirlantas Polda Metro Jaya Buka Layanan SIM Keliling di Lima Titik Ini

SOKSINEWS.COM, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memfasilitasi layanan keliling untuk masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan . . .

Nasional Selasa, 27 Oktober 2020