Jumat, 25 September 2020

 

 

Ekonomi

Gubernur BI Beberkan 3 Cara Majukan UMKM di Era Digital

Yusuf Asyari
Jumat, 28 Agustus 2020 14:15 WIB

Gubernur BI Beberkan 3 Cara Majukan UMKM di Era Digital
Karyawan Bank Indonesia Cirebon menjelaskan kepada pelaku UMKM tentang aplikasi uang elektronik di Desa Kenanga, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (24/7/2020). ANTARA FOTO/Dedhez Anggar

SOKSINEWS.COM, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan tiga cara memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai kekuatan baru ekonomi dalam negeri di era digital. Sekaligis juga mendorong pemulihan ekonomi dampak COVID-19.

“Kuncinya ada tiga yaitu bagaimana mendorong kreativitas, digitalisasi, dan sinergi,” kata Perry dalam pembukaan Karya Kreatif Indonesia 2020 di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Jumat.

Perry merinci kreativitas diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah suatu produk UMKM tidak hanya dari sisi harga dan kuantitas produksi tetapi juga peran para pejabat negara baik pusat dan daerah memanfaatkan produk UMKM.

“Kalau pemimpin bangsa, menteri, gubernur, presiden semua memakai binaan UMKM, kuncinya adalah value added yang kemudian menjadi sumber pertumbuhan baru,” katanya.

Untuk menghasilkan nilai tambah, lanjut dia, pelaku UMKM perlu dibina dari sisi produksi, kewirausahaan, pemasaran, keuangan dan juga membentuk klaster atau kelompok usaha.

Belanja pemerintah, kata dia, juga perlu didorong dan diarahkan untuk membeli produk-produk dalam negeri khususnya dari UMKM sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia.

Kedua, lanjut dia, adalah digitalisasi yang dilakukan dengan digitalisasi sistem pembayaran dan promosi atau pemasaran secara digital.

Langkah ketiga memajukan UMKM adalah sinergi semua pihak dari pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pengembangan UMKM salah satunya melalui Karya Kreatif Indonesia yang tahun ini memasuki kegiatan kelima.

Pada masa pandemi COVID-19, pemerintah melakukan sejumlah upaya salah satunya dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional.

UMKM, menjadi salah satu sektor yang diharapkan berkontribusi memulihkan perekonomian setelah merosot akibat virus Corona.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM berkontribusi sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan menyerap 97 persen tenaga kerja.

Berita Lainnya

Sore Ini, Rupiah Ditutup Menguat Menjadi Rp14.700 per Dolar AS

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menjelang akhir bulan September masih . . .

Ekonomi Senin, 21 September 2020

Kabar Gembira, Perekonomian Indonesia Mulai Merangkak Naik

SOKSINEWS.COM, Sektor industri manufaktur di Indonesia menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi COVID-19. . . .

Ekonomi Rabu, 02 September 2020

Ternyata Ini Penyebab Pertamina Merugi Rp 11 Triliun

SOKSINEWS.COM, Terdapat tiga faktor penyebab Pertamina merugi hingga Rp11,13 triliun pada semester I-2020. Salah satunya karena . . .

Ekonomi Selasa, 01 September 2020

Gubernur BI Beberkan 3 Cara Majukan UMKM di Era Digital

SOKSINEWS.COM, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan tiga cara memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai . . .

Ekonomi Jumat, 28 Agustus 2020

Kemenperin Dorong Pembangunan Pabrik Gula Terintegrasi Lahan Tebu

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perindustrian terus mendorong pembangunan pabrik gula baru yang terintegrasi lahan tebu. Pabrik baru . . .

Ekonomi Kamis, 27 Agustus 2020