Kamis, 22 Oktober 2020

 

 

Nasional

Golkar DKI Minta Bukti Ganjil-Genap Tak Tularkan Covid-19 di Transportasi Umum

Yusuf Asyari
Senin, 07 September 2020 10:45 WIB

Golkar DKI Minta Bukti Ganjil-Genap Tak Tularkan Covid-19 di Transportasi Umum
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Judistira Hermawan

SOKSINEWS.COM, Fraksi Golkar DPRD DKI menanggapi Pemprov DKI Jakarta yang memutuskan untuk tetap memberlakukan ganjil-genap (gage). Padahal, Data Satgas Penanganan COVID-19 menunjukkan 62 persen pasien Corona yang dirawat di RSD Wisma Atlet adalah pengguna transportasi umum.

"Itu yang kita sampaikan dari awal. Memang ada kekhawatiran transportasi umum itu jadi klaster baru penyebaran COVID-19 dan ini sudah dibuktikan Satgas COVID tingkat pusat, yang menyatakan bahwa ada kenaikan jumlah penumpang, baik di LRT atau MRT maupun TransJakarta, sebanyak kurang lebih 3,5 persen," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Judistira Hermawan kepada wartawan, Minggu (6/9/2020).

Satgas Penanganan COVID-19 diketahui meminta Pemprov DKI mengevaluasi ganjil genap untuk memastikan apakah penerapannya memiliki kontribusi dalam penularan kasus Corona. Judistiwa menilai apa yang disampaikan satgas perlu juga dilakukan.

"Nah sebenarnya Pemprov DKI nggak ada salahnya juga mengikuti apa yang disampaikan oleh Satgas COVID pusat, ini kan untuk kebaikan bersama," terangnya.

Jika Pemprov DKI menolak, menurut Judistira, harus ada kajian komprehensif yang menyatakan ganjil genap tidak meningkatkan penularan Corona di transportasi umum. Sebab, ganjil genap diyakini bakal meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum.

"Kalau Pemprov DKI menolak, ada nggak kajian dari mereka, pembuktian bahwa tidak ada kenaikan jumlah penumpang di transportasi umum, atau tidak ada penyebaran (Corona) yang disebabkan di transportasi umum? Kan tidak ada yang bisa dibuktikan juga. Jadi saya pikir lebih diikuti saja saran dari Satgas COVID pemerintah pusat," ucap Judistira.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan kebijakan ganjil genap di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Keputusan ini diambil dari hasil evaluasi Pemprov DKI yang dilakukan setiap hari.

"Evaluasi ganjil genap terus kami lakukan, tapi saya sudah sebutkan setiap hari kami evaluasi yang dilaporkan secara mingguan kepada Pak Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas Provinsi, yang kemudian dari hasil evaluasi ini ganjil genap terus dilanjutkan," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (6/9).

Berita Lainnya

Ketum Golkar Apresiasi Kadernya yang Perjuangkan UU Cipta Kerja di DPR

SOKSINEWS.COM,  Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja Fraksi Golkar di DPR yang dianggap sukses . . .

Nasional Kamis, 22 Oktober 2020

Polisi Belum Juga Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

SOKSINEWS.COM, Tim penyidik gabungan Bareskrim belum juga menetapkan tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Airlangga Hartarto: Golkar Telah Teruji Banyak Berkontribusi untuk Negara

SOKSINEWS.COM, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, sebagai partai paling senior di Tanah Air, Golkar harus . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Maman Pastikan Revisi UU Minerba Sesuai Prosedur dan Transparan

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menyatakan pembentukan revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Bamsoet Dorong Kaum Milenial Terjun ke Sektor Pertanian

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet menegaskan, sejarah kelahiran Pancasila tak lepas dari isu peningkatan . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020