Kamis, 01 Oktober 2020

 

 

Nasional

Jokowi Lantik 20 Dubes, Golkar Ingatkan Tugas Diplomasi Perlindungan WNI

Yusuf Asyari
Rabu, 16 September 2020 10:50 WIB

Jokowi Lantik 20 Dubes, Golkar Ingatkan Tugas Diplomasi Perlindungan WNI
Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo melantik 20 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Dalam arahannya, Jokowi memberikan tugas khusus kepada para dubes agar 80 persen kegiatannya berfokus pada diplomasi ekonomi, antara lain mendorong masuknya investasi, meningkatkan ekspor produk UMKM, serta produk kompetitif Indonesia.

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menyambut baik arahan Jokowi mengingat dalam situasi pandemi ini diperlukan upaya-upaya ekstra untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun, Christina juga mengingatkan para Duta Besar untuk tidak mengesampingkan tugas diplomasi Perlindungan WNI yang merupakan salah satu dari Prioritas 4+1 politik luar negeri Indonesia.

"Hal ini juga sudah saya ingatkan ketika para dubes tersebut mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR-RI beberapa waktu lalu. Saat itu saya hadir di seluruh sesi fit and proper test untuk memastikan komitmen mereka terhadap perlindungan WNI," kata Christina kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Politikus Partai Golkar itu mengingatkan jangan sampai karena terlalu sibuk mencari peluang investasi maupun ekspor maka menomorduakan perlindungan WNI di negara penempatan.

Apalagi dalam situasi pandemi seperti sekarang, perlindungan WNI harus mendapat perhatian yang cukup.

"Isu perlindungan WNI ini juga sudah kembali saya ingatkan dalam rapat kerja pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Luar Negeri minggu lalu dan memastikan perlindungan WNI mendapatkan porsi anggaran yang cukup," ucapnya.

Secara khusus, Christina memberikan perhatian WNI yang berada di Malaysia. Christina juga telah berkomunikasi dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia Hermono, akan mengunjungi negara tersebut saat pandemi Covid-19 mereda.

"Malaysia utamanya menjadi perhatian khusus saya. Pada Dubes Hermono saya sudah berkomunikasi dan berkomitmen untuk segera mengunjungi Malaysia setelah situasi pandemi mereda. Kami di DPR tentu saja siap bersinergi dengan Pemerintah guna memastikan Negara terus hadir melindungi warganya di luar negeri," pungkasnya.

Berita Lainnya

Pasien COVID-19 Boleh Isolasi Mandiri Asal Memenuhi Syarat Ini

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya kembali memperbolehkan . . .

Nasional Kamis, 01 Oktober 2020

Gedung Isolasi Pasien COVID-19 Akan Dijaga Ketat Aparat TNI-Polri

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan sejumlah aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri untuk menjaga ketat . . .

Nasional Kamis, 01 Oktober 2020

Industri Manufaktur Ikut Tertekan Karena COVID-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri manufaktur kembali mendapat tekanan . . .

Nasional Kamis, 01 Oktober 2020

Pemerintah Sebut Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Perlu Sinergitas Stakeholder

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, pengembangan ekosistem kewirausahaan . . .

Nasional Kamis, 01 Oktober 2020

Pemprov DKI: Rumah Pasien Isolasi Mandiri Akan Dipasang Stiker

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasang stiker pada rumah pasien COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri. Wakil . . .

Nasional Kamis, 01 Oktober 2020