Sabtu, 24 Oktober 2020

 

 

Nasional

Kasus Mutilasi, DPR: Anak Muda Harus Hati-hati Jika Berkenalan via Daring

Melly Kartika Adelia
Minggu, 20 September 2020 17:06 WIB

Kasus Mutilasi, DPR: Anak Muda Harus Hati-hati Jika Berkenalan via Daring
Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengimbau agar masyarakat khususnya anak muda dapat lebih berhati-hati dalam melakukan perkenalan via media daring, terutama aplikasi media sosial.

Ia menekankan, jangan sampai perkenalan itu justru berujung maut seperti peristiwa mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang terungkap beberapa hari lalu. 

Menurut Politisi Golkar ini, tentu masyarakat harus bijak dan cerdas dalam menggunakan sosial media tersebut. Polri melalui Divisi Cyber Crime perlu bekerja lebih baik dalam upaya priventif kedepan.

"Harap berhati-hati dengan orang tak dikenal via online, Selalu check dan verifikasi secara matang sosok seseorang sebelum dijumpai," tutur Azis dalam keterangannya yang diterima, Minggu (20/9/2020).

"Kasus yang muncul yang bermula dari tinder ini bukan pertama kali, sudah sering terjadi berbagai macam insiden. Masyarakat pengguna perlu memiliki kesadaran lebih dalam mengunakan aplikasi online yang tidak memiliki sistem verifikasi yang baik," imbuhnya.

Selain mengimbau kepada masyarakat, Politisi Golkar itu juga meminta supaya Pemerintah dapat segera meregulasi applikasi online. Sehingga dapat memiliki konsep verifikasi yang baik dan melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan maupun tindakan kriminal.

"Hindari pertemuan dengan kenalan via media sosial, Hindari resiko tindakan kriminal maupun resiko penularan Covid-19 saat ini. manfaatkan waktu penggunaan teknologi untuk ilmu dan mengembangkan UMKM," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Rinaldi Harley Wismanu dibunuh oleh LAS dan DAF di Aparteman Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat pada (9/9/2020) kemarin. Ketika itu DAF bersembunyi di dalam kamar mandi aparteman tersebut.

DAF Keluar dan Rinaldi dipukul oleh DAF menggunakan batu bata ketika tengah asyik melakukan hubungan badan dengan LAS. Setelah itu, DAF menusuk 7 kali korban hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian, setelah memastikan korban meninggal, pasangan ini membeli gergaji dan golok.

Tubuh Rinaldi pun dimutilasi menjadi 11 bagian oleh keduanya dan dimasukan ke dalam katung plastik serta ke dalam dua koper. Pelaku kini mendekam dibalik jeruji besi setelah dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Polisi menghadirkan tersangka LAS dan DAF dalam rekonstruksi. Tersangka memperagakan 37 adegan. Rekonstruksi yang dilakukan menyimpulkan bahwa terdapat 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang digunakan pelaku merencanakan aksi pembunuhan hingga mengubur korban di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun, 12 TKP dalam rekonstruksi diganti ke Mapolda Metro Jaya.[]

Berita Lainnya

Puluhan Rumah di Bekasi Berhamburan Diterjang Angin Puting Beliung

SOKSINEWS.COM, Puluhan rumah yang berada di dua desa dan satu kelurahan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mengalami kerusakan . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Kebakaran Gedung Kejagung Akibat Puntung Rokok, 8 Orang Jadi Tersangka

SOKSINEWS.COM, Bareskrim Polri menetapkan delappan orang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana kebakaran gedung utama Kejaksaan . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

23 Oktober, Pasien Sembuh COVID-19 Tambah 4.094

SOKSINEWS.COM, Satgas Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 23 Oktober 2020, pasien sembuh dari penyakit COVID-19 tercatat bertambah . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Kemenhub Awasi Ketat Transportasi Saat Libur Cuti Bersama Akhir Oktober

SOKSINEWS.COM, Untuk mencegah peningkatan kasus COVID-19, Kementerian Perhubungan memastikan akan mengawasi ketat transportasi . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Tumbuhkan Semangat Karya Kekaryaan untuk Menjawab Tantangan Zaman

SOKSINEWS.COM, Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Meutya Hafid mengatakan, Golkar lahir dengan semangat . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020