Jumat, 23 Oktober 2020

 

 

Nasional

Pemerintah Minta Warga Waspada Penyakit Leptospirosis, DBD dan Malaria

Yusuf Asyari
Rabu, 23 September 2020 10:49 WIB

Pemerintah Minta Warga Waspada Penyakit Leptospirosis, DBD dan Malaria
Ilustrasi nyamuk DBD

SOKSINEWS.COM, Di tengah pandemi Covid-19, penyakit lainnya harus diwaspadai. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada dengan munculnya penyakit malaria dan demam berdarah (DBD).

Penyakit tersebut dibawa oleh nyamuk dan leptospirosis yang ditularkan oleh tikus saat ancaman banjir selama musim penghujan serta dapat memunculkan berbagai penyakit.

"Yang sering diwaspadai (di Direktorat) Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (Kemenkes) itu ada tiga biasanya, yang utama biasanya setelah banjir, yaitu penyakit leptospirosis, kemudian yang jelas DBD itu meningkat ketika musim hujan. Kemudian malaria," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Direktorat Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Didik Budijanto dikutip dari ANTARA, Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan selama musim penghujan atau musim pancaroba datang, ada banyak penyakit yang dibawa oleh berbagai macam hewan. Dan tiga yang menjadi perhatian adalah penyakit demam berdarah (DBD) dan penyakit malaria yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti dan nyamuk anopheles betina, serta penyakit leptospirosis yang ditularkan oleh hewan pengerat seperti tikus.

"Ini yang semuanya tular vektor. Yang pertama vektor nyamuk, kedua leptospirosis ini adalah dari tikus. Ketiga itu yang kemungkinan sering terjadi," katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemenkes berupaya terjun langsung ke lapangan bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat untuk mengingatkan masyarakat tentang perlunya melaksanakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup dan mendaur ulang tempat atau benda-benda yang dapat berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk-nyamuk.

"Plusnya adalah bisa dengan memberi abatisasi atau memberikan ikan kepala perak," katanya.

Kemudian, Kemenkes juga mengingatkan perlunya melaksanakan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik) untuk memutus mata rantai hidup nyamuk-nyamuk tersebut.

"Itu untuk yang DBD dan juga malaria. Kenapa? Supaya tidak memberatkan kondisi pandemi kalau ada kasus COVID-19 di (daerah) situ," katanya.

Kemudian, untuk mengantisipasi kasus leptospirosis pascabanjir, Kemenkes tetap melaksanakan pemeriksaan kasus, mencoba menemukan kasus secara dini baik melalui laboratorium atau melalui penemuan atau penyelidikan epidemiologi.

Pemerintah melalui Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menghindari kemungkinan munculnya penyakit yang ditularkan oleh kencing tikus.

Selain dinilai penting untuk mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19, perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dengan sering mencuci tangan dengan sabun, juga dianggap penting untuk mencegah penularan penyakit leptospirosis.

"Kalau harus bersih-bersih gorong-gorong atau got itu harus pakai sepatu bot supaya tidak terinfeksi. Apalagi kalau ada luka. Nah, itu yang harus hati-hati," demikian kata Didik.

Berita Lainnya

Menko Luhut Bahas Lembaga Pengelola Investasi dengan Lembaga Investasi AS

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerima Chief Executive Officer (CEO) . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Nurdin Halid: Mari Kita Tegakkan Demokrasi Tanpa Mencederai

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid menyayangkan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Setelah Lumat Celtic, AC Milan Bidik Roma Jadi Korban Berikutnya

SOKSINEWS.COM, AC Milan melanjutkan trend tak terkalahkan saat membungkam Celtic FC dengan skor 1-3. Usai mengandaskan The Hoops, . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Komisi I: Meski Banyak Digitalisasi Media, Televisi Tetap Jadi Pilihan Masyarakat di Era Pandemi

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid menyebut televisi menjadi media pilihan masyarakat di era pandemi . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020

Hari Ini, Bareskrim Polri Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

SOKSINEWS.COM, Tim gabungan penyidik Bareskrim hari ini, Jumat (23/10/2020) akan mengumumkan hasil gelar perkara untuk . . .

Nasional Jumat, 23 Oktober 2020