Rabu, 21 Oktober 2020

 

 

Nasional

Kebijakan Mini Lockdown, DPR: Semakin Mikro Penanganan Covid-19 Semakin Riil

Yusuf Asyari
Kamis, 01 Oktober 2020 08:25 WIB

Kebijakan Mini Lockdown, DPR: Semakin Mikro Penanganan Covid-19 Semakin Riil
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mendukung kebijakan mini lockdown yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Mini lockdown dinilai lebih tepat diterapkan dalam situasi dan kondisi yang berbeda.

Menurut Melki, bukan hanya pada level provinsi dan kab/kota serta kecamatan, tapi pada level desa, kelurahan, bahkan RT/RW dan kampung.

"Makin mikro penanganan Covid-19, maka makin riil, efektif dan efisien penanganan Covid-19," ujar Melki, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (30/9/2020).

Mini lockdown, kata Melki, sebenarnya sudah sejak lama dijalankan walaupun dalam skala terbatas. Kebijakan yang diputuskan oleh Presiden Jokowi ini, menurutnya bisa menjadi penegasan.

"Jadi memperkuat yang sudah berjalan dan memandu bagi yang belum, untuk bisa segera lakukan kebijakan ini," kata dia.

Politikus Golkar tersebut menegaskan kebijakan mini lockdown ini lebih tepat sasaran untuk melakukan pencegahan dna penanganan Covid-19 dengan sumber daya yang dimiliki di level RT/RW dan kampung.

Alasannya, gotong royong yang menjadi sebagian spirit bangsa Indonesia lebih terwujud dalam keadaan tolong menolong antar sesama warga. Selain itu, warga masyarakat lebih mudah diatur untuk melakukan berbagai aktivitas keseharian dalam kebijakan mini lockdown.

Dengan begitu, Melki mengharapkan PSBB tetap berjalan dalam tataran makro. Sementara mini lockdown lebih mendekatkan kebijakan penanganan Covid-19 baik dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi.

"Nantinya warga yang sehat tetap beraktivitas normal di lingkungannya atau lingkungan yang lebih luas dengan protokol kesehatan yang ketat. Sementara warga yang positif Covid-19 bisa tertangani sesuai status apakah kategori OTG, ringan, sedang, berat dan kritis," jelasnya.

"Setiap lingkungan RT/RW, kampung, desa, dan kelurahan juga diharapkan memiliki semacam satgas penanganan Covid-19 untuk menangani warga dengan baik dan berhubungan dengan tenaga kesehatan kalau ada yang perlu dirawat lebih lanjut. Sehingga kebijakan mini lockdown dapat membantu mempererat solidaritas sosial dan tolong menolong sesuai jiwa gotong royong," pungkasnya. []

Berita Lainnya

Misbakhun Sebut Transformasi Digital Bisa Jadikan Indonesia Negara Maju

SOKSINEWS.COM, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan, digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Ketua Komisi I DPR Beberkan Penyiaran Digital dalam UU Cipta Kerja

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid membeberkan aturan penyiaran digital dalam Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Hajar Hadjuk Split 0-4, Duo Mahessa Bangga Bisa Bela Timnas U-19

SOKSINEWS.COM, Tim Nasional Indonesia U-19 berhasil menggasak Hadjuk Split dengan skor telak 4-0. Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-Yong . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Jokowi Ungkap Empat Kesepakatan Pasca Bertemu PM Jepang Yoshihide Suga

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyampaikan empat kesepakatan antara Indonesia dan Jepang pasca pertemuannya dengan Perdana . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020

Ketua MPR Ingatkan Pentingnya Sistem Pendukung untuk Kesembuhan Pasien COVID-19

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya sistem pendukung dari masyarakat hingga pemerintah untuk . . .

Nasional Rabu, 21 Oktober 2020