Sabtu, 31 Oktober 2020

 

 

Nasional

Didigitalisasi Aksara Jawa Sudah Dimulai, Sanskerta Menyusul

Yusuf Asyari
Minggu, 18 Oktober 2020 11:43 WIB

Didigitalisasi Aksara Jawa Sudah Dimulai, Sanskerta Menyusul
Ikustrasi

SOKSINEWS.COM, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan program digitalisasi aksara Jawa. Program itu upaya membumikan kembali dan mengantisipasi punahnya bahasa ibu.

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny Gerard Plate mengatakan, program digitalisasi merupakan bagian dari upaya pemeliharaan dan pengembangan bahasa, sastra dan aksara Jawa. Dibuat menyesuaikan perkembangan zaman sehingga menjadi sebuah pendekatan di kalangan milenial.

"Digitalisasi aksara Jawa ini begitu pentingnya agar semua yang ada di prasasti-prasasti peninggalan budaya-budaya tinggi yang kita miliki dan peninggalan leluhur kita, bisa juga dimengerti dan dilestarikan oleh generasi saat ini dan masa depan kita," kata Johnny, Jumat (16/10/2020).

Hal itu disampaikannya usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta.

Program digitalisasi ini, menurut Johnny, prosesnya cukuplah panjang. Harus menggandeng Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), sebuah organisasi yang mengelola infrastruktur internet inti (alamat IP, nama domain, dan root server).

Aksara daerah perlu didaftarkan ke ICANN agar bisa diakses sebagai domain di internet. "Tapi, saya disampaikan selamabat-lambatnya Desember tahun ini aksara jawa sudah didigitalisasi," sambungnya.

Sementara itu, Sultan HB X berharap dengan terealisasinya program ini, bahasa ibu sebagai warisan leluhur masing-masing daerah tak terkikis oleh yang berkembang kekinian. Bahkan, termasuk oleh Bahasa Indonesia sekalipun.

"Harapan saya jangan sampai nanti bahasa ibu ini kalah dengan Bahasa Indonesia. Sehingga, tidak ada masyarakat lokal yang menggunakan lagi. Kita ingin menjaga bagaimana aksara Jawa ini tetap bisa dipahami oleh masyarakatnya," harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Rony Primanto Hari mengatakan, dengan adanya digitalisasi ini nantinya aksara Jawa bisa digunakan di berbagai platform digital.

"Jadi, gampangannya nanti aksara Jawa itu bisa muncul di keyboardnya gadget. Seperti kalau nulis huruf Arab, huruf kanji di komputer," katanya.

Selain aksara Jawa, menurut Rony, ada pula aksara dalam Bahasa Sanskerta yang rencananya juga diajukan untuk didiigitalisasi. Sumber datanya salah satunya adalah manuskrip kuno yang dimiliki Keraton Yogyakarta.

"Kalau yang huruf Jawa itu ya yang hanacaraka itu," pungkasnya.[]

Berita Lainnya

Ambisi Solskjaer: MU Taklukkan Arsenal untuk Rayakan Laga ke-100

SOKSINEWS.COM, Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berambisi pada pertandingan ke-100-nya selama melatih United dirayakan . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Soal Kesejahteraan Guru, Mas Adi: Politik Anggaran Harus Dilaksanakan Maksimal

SOKSINEWS.COM, Paslon Pilkada Kota Pasuruan nomor urut satu Saifullah Yusuf-Adi Wibowo menegaskan bahwa ada dua hal masalah pendidik . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Dua Wisatawan Candi Borobudur Dinyatakan Positif COVID-19

SOKSINEWS.COM, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyatakan dua wisatawan lokal yang akan berkunjung di kawasan . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Gempa dan Tsunami Guncang Turki, 6 tewas dan 202 Luka-luka

SOKSINEWS.COM, Gempa tektonik dengan magnitudo 7,1 mengguncang Turki, Yunani dan Bulgaria pada Jumat (30/10) pukul 18.51.26 WIB. . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020

Pertamina Pastikan Stok BBM di Jalur Wisata Jawa Aman

SOKSINEWS.COM, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian barat memastikan, stok bahan bakar . . .

Nasional Jumat, 30 Oktober 2020